• ZulaikaNafira

Mencari Karyawan untuk Bisnis Anda; Kenali perbedaan Pekerja Paruh Waktu dan Pekerja Harian Lepas.

Diperbarui: 13 Nov 2020



Anda perlu menjelaskan perihal hak dan kewajiban yang akan dimiliki calon pekerja. Hal tersebut dirangkum dalam kontrak kerja sebelum Anda merekrut karyawan untuk bisnis Anda. Kontrak kerja merupakan perjanjian baik secara lisan mau pun tulisan antara pekerja dengan perusahaan. Dalam kontrak tersebut terdapat syarat kerja, kewajiban kerja, serta hak yang akan diterima dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan. 

Kontrak kerja diatur dalam UU no. 13 Tahun 2003. Dalam UU ini dibahas secara lengkap perihal kewajiban dan hak yang akan diterima oleh perusahaan dan pekerja.  Berdasarkan Pasal 56 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, terdapat dua jenis perjanjian kerja yaitu PKWT dan PKWTT.  Lalu, bagaimana isi dan perbedaan kontrak kerja yang ada di Indonesia? hak apa saja yang harusnya diterima pekerja? Simak di bawah ini: 


Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)

mengindikasikan calon pekerja akan menjadi pekerja tetap atau tanpa jangka waktu tertentu.  PKWTT diberikan bagi pekerja white collar yang pekerjaannya mengacu pada berjalannya bisnis secara fundamental.  Hak apa saja yang akan diterima pekerja dalam PKWTT? 

  • Masa kerja

Dalam PKWTT pekerja diperbolehkan untuk mengikuti masa percobaan terlebih dahulu, biasanya dalam jangka waktu tiga bulan. Dalam tiga bulan masa percobaan tersebut, karyawan berhak untuk mendapatkan upah lebih dari upah minimum. 

  • PHK / Pesangon

Apabila terjadi PHK perusahaan wajib untuk memberikan kompensasi berupa sejumlah uang. Menurut pasal 156 (ayat 1) terdapat tiga uang yang harus diberikan pada pekerja saat terjadi PHK: Uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, da