• ZulaikaNafira

Kiat sukses mencari kerja di masa pandemi Covid-19

Saat ini banyak orang mengalami kesulitan mencari kerja sebagai dampak dari Covid -19. Tak kunjung mendapatkan pekerjaan dapat beresiko menyebabkan gangguan kesehatan mental.

Susah cari kerja menjadi salah satu dampak pandemi


Masalah global yang dihadapi banyak negara adalah susah mencari pekerjaan. Kondisi ini diperparah dengan hantaman pandemi Covid-19 yang membuat jumlah pengangguran di Indonesia bak jamur yang tumbuh di musim penghujan.

Pekerjaan baru yang sulit dicari di masa pandemi bukan hanya berdampak pada kondisi ekonomi seseorang. Menurut penelitian yang dipublikasikan American Psychological Association, pengangguran yang tak kunjung mendapat karier baru berisiko mengalami stres, depresi, hingga muncul keinginan untuk bunuh diri. Efek negatif ini mungkin lebih parah ketika pengangguran tersebut sudah berusia ‘tua’ di kalangan para pencari kerja, yakni mereka yang berumur 40 tahun ke atas. Pasalnya, semakin tua usia seseorang, semakin kecil peluangnya untuk kembali dipekerjakan sebagai karyawan di sebuah perusahaan.



Tips mendapatkan pekerjaan di waktu yang sulit

Bukan hanya Anda yang susah cari kerja pada saat ini. Pasalnya menurut Badan Pusat Statistik, jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2020 adalah sebanyak 138,22 juta orang.Data tersebut menunjukkan bahwa sebanyak itulah orang yang sedang berusaha mencari pekerjaan di masa pandemi. Mungkin Anda adalah salah satunya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk proaktif mencari pekerjaan.

Beruntungnya, beberapa perusahaan sudah kembali membuka pintu rekrutmen setelah hampir satu tahun pandemi berjalan. Apa saja hal yang bisa Anda lakukan agar segera bisa kembali mendapat pekerjaan?



1. Bekerja tanpa pilih-pilih

Dapat bekerja sesuai passion adalah impian semua orang, tapi tidak saat Anda susah cari kerja di masa pandemi ini. Lebih baik tidak terlalu berharap akan ada pekerjaan yang sesuai dengan bayangan Anda, Contohnya perusahaan besar dengan gaji tinggi dan jam kerja fleksibel misalnya, seperti profesi sebelumnya. Menerima kenyataan pahit ini akan membuat mental Anda lebih siap untuk bekerja keras di pekerjaan berikutnya. Anda pun diharapkan tidak lagi memilih-milih pekerjaan sehingga lebih banyak memasukkan lamaran ke beberapa perusahaan. Dengan begitu, akan ada lebih banyak peluang untuk diterima dan kembali bekerja dalam waktu dekat.


2. Melengkapi resume

Menurut sebuah penelitian, tim HRD hanya punya waktu 7 detik untuk menentukan resume maupun CV Anda layak atau tidak untuk lanjut ke tahap berikutnya. Jadi, pastikan Anda membuat resume dengan padat, jelas, dan informatif. Resume yang baik mampu menjelaskan perjalanan karier Anda sebelumnya, skill yang Anda miliki, serta persyaratan yang cocok dengan posisi yang Anda lamar. Jika memiliki prestasi tertentu, sertakan dalam bentuk spesifik (misalnya angka penjualan atau jumlah proyek yang mampu Anda selesaikan dalam waktu tertentu).


Terakhir, jangan lupa untuk memeriksa kembali ejaan resume Anda. Jangan sampai ada salah ketik yang membuat rekruter menganggap Anda adalah orang yang kurang teliti terhadap detail.


3. Menciptakan Cover Letter

Cover letter adalah semacam surat lamaran pekerjaan yang isinya menggambarkan keahlian dan pengalaman yang Anda miliki. Usahakan cover letter tidak sekadar copy-paste, melainkan secara spesifik menggambarkan bahwa diri Anda memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan.



4. Mendaftarkan diri di Hayo Kerja

Susah cari kerja bisa juga dikarenakan Anda salah langkah. Melakukan pencarian yang agresif di berbagai situs pencarian kerja, baik yang menyediakan lowongan full-time, part-time, freelance, semi-remote, dan sebagainya mungkin merupakan jalan yang masuk akan untuk pencari kerja yang sedang kesulitan mendapatkan lowongan di manapun.


Jawaban untuk masalah ini sangatlah sederhana. Anda hanya perlu mendaftarkan diri di Hayo Kerja tanpa dipungut biaya apapun. Jika ada lowongan yang sesuai dengan kriteria dan masuk dalam domisili Anda, pihak Hayo Kerja akan segera menghubungi Anda. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot melamar ke berbagai tempat untuk mencari pekerjaan.



5. Siap akan perubahan jobdesc

Perusahaan biasanya menyertakan deskripsi pekerjaan dari posisi yang ditawarkannya. Namun, seringkali deksirpsi ini tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan karena banyak hal.Selalu buka diri Anda akan kemungkinan bakal bertambahnya tugas yang akan Anda emban nantinya. Namun jangan takut gagal karena perusahaan menyukai orang yang fleksibel dan mau belajar serta beradaptasi dengan berbagai tugas.Hampir semua orang sedang susah cari kerja di masa pandemi. Oleh karena itu, pastikan Anda berusaha lebih keras dan selalu membuka diri akan tantangan baru serta karier yang mungkin sama sekali baru di masa depan.